Majelis Adat Lantik Bamus Betawi yang Jaga Marwah Betawi

23-08-2019 Kategori : News
NameKetua Majelis Adat Betawi Mayjen TNI.(purn).H.Eddie M. Nalapraya (Babeh Edy) didampingi Sekretaris Majelis Adat Betawi KH Luthfi Hakim,MA beserta anggota Majelis Adat lainnya diantaranya Mayjen TNI.(Purn).H.Nahrawi Ramli.SE ,  KH.Munahar Muhtar,  H.Ridwan Saidi, KH.Zaelani,LC,. KH.Abdul Rasyid.AS, H.Saefullah, Hj.Idawara Suprida.SH,  akan melantik pengurus Badan Musyawarah Masyarakat Betawi (Bamus Betawi) periode 2018-2023 di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta Timur, Minggu (25/8).
 
Bamus Betawi yang akan dilantik ini adalah Bamus Betawi yang menjaga marwah kaum Betawi, karena diketuai oleh orang asli Betawi dan semua pengurusnya pun jelas nasab kebetawiannya. Bamus Betawi ini diketuai oleh H Zainudin MH,SE alias Bang Oding dan Mochammad Ichsan sebagai sekjen.
 
Meski diketahui bahwa Gubernur Anies Baswedan telah merestui Bamus Betawi yang diketuai oleh Abraham Lunggana alias Haji Lulung, namun Majelis Adat Betawi yang diketuai Babe Edy tetap akan melantik dan mengukuhkan Bamus Betawi yang diketuai Bang Oding, karena memang Bamus ini tidak perlu pengakuan birokrasi. Bamus Betawi ini juga bukan bertujuan mengejar dana hibah Pemprov DKI yang nilainya mencapai Rp5 miliar per tahun.
 
Seperti diketahui, Bamus Betawi pimpinan Bang Oding ini didukung oleh ormas Betawi terbesar, yakni Forum Betawi Rempug dan Forkabi, serta hampir semua ormas Betawi lainnya. Selain itu, didukung juga oleh tokoh-tokoh Betawi yang memang asli Betawi.
 
Ketua Panitia Pelantikan Bamus Betawi Budi Chermansyah menyatakan akan tetap melaksanakan acara pelantikan sesuai rencana, meski banyak tekanan dari sejumlah pihak.
 
“Kami semua ini Betawi asli, Betawi tulen. Sejak kecil kami diajaran untuk patuh, hormat dan takdzim pada orang-orang tua kami. Dan orang-orang tua kami yang asli Betawi-lah yang berhak memimpin organisasi yang menaungi ormas-ormas Betawi ini,” jelas Budi Chermansyah.
 
Mujahidin, Ketua Generasi Muda Islam Betawi (Gemuis Betawi) merasa aneh dengan adanya Bamus Betawi yang dipimpin oleh orang yang tidak jelas nasab kebetawiannya.
 
"Sangat aneh organisasi adat tertinggi dipimpin oleh seorang yang tidak jelas nasab kebetawiannya, Di kelompok organisasi adat mana pun, belum pernah ada pemimpinannya bukan asli kaum atau suku yang diwadahinya," kata Mujahidin kepada pers beberapa hari lalu.
 
Sementara itu, Ketua DPD Bamus Betawi Jakarta Utara M. Ichwan Ridwan menyayangkan adanya nota dinas Gubernur DKI Anies Baswedan yang ditujukan kepada SKPD Pemprov DKI yang isinya melarang memberikan bantuan dan fasilitasi Bamus Betawi selain Bamus Betawi pimpinan Haji Lulung padahal dari awal tidak ada satupun DPD Bamus Betawi wilayah tingkat kota dan kabupaten yang mendukung.
 
"Anies tahu ada dualisme di Bamus Betawi, Sebagai pembina Bamus Betawi seharusnya Gubernur Anies berusaha mendamaikan, menyatukan, bukan malah condong memihak ke salah satu kubu," sesal Ridwan . (*)